Tips Memilih Jasa Kontraktor Bangunan

Tips Memilih Jasa Kontraktor Bangunan

Untuk mendirikan sebuah gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, penginapan, hingga perumahan diperlukan kontraktor bangunan. Kontraktor sangat mengerti seluk-beluk bangunan agar menjadi kokoh, sesuai keinginan client, dan lokasi yang pas. Jasa kontraktor bangunan paling dicari baik itu di kota-kota besar hingga wilayah terpencil.

Apa Itu Konstruksi?

Sebelm berkonsultasi kepada kontraktor ada baiknya memiliki pengetahuan seputar konstruksi terlebih dahul. Konstruksi merupakan aktifitas pembangunan berbagai macam gedung hingga sarana-prasarana. Pekerjaan konstruksi inilah yang dilakukan oleh kontraktor bangunan dan melibatkan para profesional yang berlatar belakang pendidikan teknik sipil dan arsitektur.

Perlu adanya konstruksi bangunan sebagai penopang gedung secara menyeluruh. Contohnya, proses pembangunan perumahan harus memperhatikan kebutuhan calon penghuninya semaksimal mungkin.

Image result for kontraktor bangunan rumah

Hunian rumah juga memiliki tipe dan standar gedung tersendiri. Hal inilah paling dimengerti kontraktor mulai dari pemilihan model, penentuan lokasi, pembuatan kerangka, dan finishing. Biasanya kontaktor bekerjasama dengan arsitek proyek, insinyur desain, dan manajer proyek yang berpengalaman.

Untuk pekerjaan lapangan akan dilakukan oleh ahli bangunan, buruh bangunan, pertukangan, yang diawasi mandor. Semua pihak ini bekerjasama dan saling berkoordinasi hingga pembangunan selesai.

Material Bangunan Wajib

Image result for kontraktor bangunan rumah

Ketika kontraktor bangunan rumah ada beberapa unsur wajib diperhatikan, antara lain:

1. Batu Bata

Batu bata menjadi bahan yang paling penting guna menyusun dinding. Jenis dan ukurannya juga beragam sesuai dengan desain bangunan dan tipe rumah yang hendak dibangun. Bagi pembangunan rumah umumnya menggunakan batu bata berwarna kemerahan dengan ukuran kecil. Sementara, pada pembangunan kontruksi gedung menggunakan batu bata yang berukuran besar dan padat.

2. Lumpur dan Tanah Liat

Mateial alami ini diperlukan dalam jumlah besar, biasanya dicampur semen. Adapun manfaatnya supaya beton lebih kokoh dan anti roboh. Lumpur dan tanah liat juga dapat menstabilkan suhu dalam ruangan. Alhasil, setelah bangunan selesai penghuni tidak akan merasa perubahan suhu mendadak didalam bangunan.

3. Batu

Material ini memang kecil tetapi sudah digunakan sejak dulu. Semua kontruksi bangunan dapat menggunakan batu kecil atau kerikil. Apabila digunakan pada dinding membuat suhu ruangan lebih hangat ketika musim dingin.

4. Kayu

Kayu tergolong sebagai material wajib dalam konstruksi bangunan rumah. Dulu cukup memakai kayu gelondongan, namun kini banyak kayu dengan berbagai pilihan volume. Penggunaan kayu bertujuan untuk mempercepat proses bangunan dan membuat hasilnya lebih kokoh.

5. Metal

Metal umumnya digunakan pada konstruksi bangunan skala besar seperti gedung pencakar langit. Biasanya dimanfaatkan untuk melapisi permukaan gedung. Metal yang paling sering digunakan adalah metal baja karena anti karat dan kuat. Metal lainnya yakni titanium tetapi bahan ini sangat eksklusif karena harganya mahal.

6. Kaca

Kaca adalah unsur wajib setiap bangunan rumah biasanya dijadikan ventilasi dan jendela. Ketebalan kaca juga berbeda-beda sesuai dengan penempatannya pada bagian rumah. Kaca juga dapat dijadikan atap langit untuk sistem pencahayaan dan menambah estetika rumah.

7. Semen

Semen sangat dibutuhkan untuk semua bangunan dapat menjadikan pondasi lebih kokoh. Pilihan semen berkualitas mengandung tanah liat, pasir besi, batu kapur, dan batu silika.

8. Pipa

Pipa sangat dibutuhkan untuk sistem pengairan pada bangunan, seperti toilet, dapur, dan saluran pembuangan. Ukuran pipa juga berbeda-beda sesuai dengan penempatannya. Umumnya pipa yang digunakan adalah jenis PVC terbuat dari ferro nikel, stainless steel, chrome moly, dan carbon steel.

Tips Memilih Material Bangunan Saat Menggunakan Jasa Kontraktor Bangunan

Kontraktor bangunan rumah memberikan tips terbaik memilih material bangunan, jangan asal ambil yang mahal karena tidak menjamin kualitas.

1. Digunakan Dalam Jangka Waktu Panjang

Sebaiknya pilih material konstruksi yang tahan selama bertahun-tahun. Beberapa material bangunan memang harganya murah tetapi jangan terlena karena gampang rusak. Pilih material denan berkonsultasi kepada jasa kontraktor bangunan supaya menemukan material terbaik.

2. Daya Tahan

Material bangunan yang terbaik dilihat dari daya tahan ketika perubahan musim terjadi. Misalnya perubahan dari musim panas ke musim hujan. Apabila material bangunan tidak memiliki daya tahan dapat menyebabkan kerusakan bangunan lebih cepat.

Terutama untuk melindungi bangunan dari iklim ekstrim, contohnya banjir bandang dan gempa bumi. Pilih daya tahan material yang sudah tersertifikasi karena telah diuji secara laboratorium dan lapangan.

3. Estetika Bangunan

Estetika bangunan juga menentukan material yang ingin digunakan. Pemilihannya juga terpengaruh dari desain interior dan eksterior bangunan. Terlebih lagi pada finishing bangunan supaya indah dan sesuai dengan keinginan.

Untuk material finishing juga memiliki grade yang berbeda. Biasanya pemilihan estetika bangunan sering disarankan oleh arsitektur. Material untuk menambah estetika bangunan juga dari rekomendasi arsitek kontruksi.

4. Kondisi Iklim dan Cuaca Saat Pembangunan

Pembangunan juga perlu memperhatikan perubahan cuaca dan iklim. Sebab, pembangunan ketika musim hujan akan berbeda dengan pembangunan saat musim panas. Material dan bahan yang digunakan juga disesuaikan dengan kondisi.

Misalnya banguna rumah yang terlekan dipinggir pantai akan sering terkena paparan sinar matahari. Dampaknya pada arsitektur rumah akan disematkan banyak bukaan seperti jendela lebar dan ventilasi udara. Disamping itu, pemilihan materialnya yang menyerap panas dan tidak memakai metal karena meningkatkan temperatur dalam ruangan.

5. Tenaga Kerja Lokal

Pembangunan konstruksi juga perlu memperhatikan tenaga kerja lokal yakni buruh bangunan. Haru mengetahui penggunaan materian yang grade tinggi dan penggunaan teknologi. Supaya tidak kerepotan untuk menggunakan tenaga kerja dari luar wilayah dan hanya menambah ongkos.

Tenaga kerja yang tinggal disekitar bangunan juga menjadi pilihan tepat. Harus orang-orang yang mengerti instruksi yang diberikan oleh kontraktor. Jadi, tidak perlu mengikuti pelatihan khusus tambahan lagi. Tenaga kerja lokal juga tidak memerlukan ongkos dan mess sebagai tempat tinggal sementara.

6. Pemeliharan Material

Material yang baik tidak memerlukan pemeliharaan yang sulit. Terutama ketika proses pembangunan berlangsung dapat memilih material awet dan mudah dirawat. Pasalnya, beberapa material bangunan ada yang memerlukan biaya mahal untuk penggantian dan perawatan terus-menerus. Hal ini tentu merepotkan dan merogoh budget lebih dalam lagi. Anda dapat mencari material bangunan yang mahal diawal dan perawatannya mudah.

7. Material Ramah Lingkungan

Material bangunan rumah juga mempengaruhi lingkungan sekitar rumah. Oleh sebab itu baiknya memilih material yang ramah lingkungan untuk menghindari kerusakan. Material ramah lingkungan disinyalir lebih aman bagi penghuni rumah dan juga tidak mengganggu kesehatan. Material yang tidak ramah lingkungan juga memperburuk kualitas udara dan suhu dalam ruangan. Alhasil, kenyamanan penghuni rumah akan terganggu.

8. Supplier Material Bangunan

Ketika membangun rumah sebaiknya memilih material-material yang mudah dibeli dari supplier. Dari segi harga terjangkau dan Anda dapat langsung mengkontak supplier ketika material yang digunakan habis. Harga material bangunan di supplier juga masih dapat ditawarkan. Supplier ini juga sangat membantu ketika pembangunan gedung di wilayah terpencil yang sulit menjangkau toko bangunan.

 

Share